Keaktifan Dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Berita
  • 30 Agustus 2021
    Oleh : juni amanullah, m.pd. 1064 Views

    Keaktifan mahasiswa dalam menuntut ilmu diperguruan tinggi tidak hanya dilihat dari kegiatan perkuliahannya saja. Bekal ilmu dari kursi perkuliahan tidak cukup untuk menghadapi kehidupan seluruhnya yang sarat akan persaingan di era globalisasi ini. Keahlian, kemampuan dan pengalaman lain yang didapat dari bangku perkuliahan sangat dibutuhkan untuk menunjang program penelitian dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mengupayakan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

    Organisasi mahasiswa (Ormawa) merupakan wadah yang dirasa tepat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan sesuai keperluan, minat dan bakat. Pembentukan organisasi dinilai dapat memberikan mafaat lebih besar untuk pencapaian tujuan. Organisasi mahasiswa baik itu organisasi antar perguruan tinggi dan organisasi intra perguruan tinggi sama-sama memberikan pengalaman dan peningkatan kemampuan bagi mahasiswa yang tergabung dalam tiap organisasi. Organisasi antar perguruan tinggi sebagai wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa untuk menanamkan sikap ilmiah, pemahaman mengenai arah profesi dan sekaligus meningkatkan kerjasama dan menumbukah persatuan kesatuan. Organisasi mahasiswa antar peguruan tinggi didasari oleh suatu keyakinan, minat, atau bahkan asal yang sama. 


    Organisasi mahasiswa adalah wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan cendikiawan serta integritas kepribadian untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi yaitu menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesionalitas yang dapat menerapkan, mengambangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan dan atau kesenian. Tujuan pendidikan tinggi yang ke dua adalah mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.


    Kegiatan mahasiswa di Universitas Sains dan Teknologi Komputer terbagi menjadi dua kegiatan yaitu kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler. Kegiatan intrakulikuler merupakan kegiatan pendidikan yang terstruktur dan terjadwal, serta memiliki bobot satuan kridit semester (SKS) kegiatan tersebut meluputi perkuliahan, praktikum, kuliah lapangan, kuliah kerja nyata, seminar, skripsi dan matakuliah yang harus mahasiswa tempuh selama studi berakhir. Sedangkan untuk kegiatan ekstrakulikuler merupakan kegiatan kemahasiswaan yang pada dasarnya menjadi pelengkap dari kegiatan intrakulikuler. Kegiatan ekstrakulikuler ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan sosial/ emosional, spiritual, dan karakteristik mahasiswa. Dengan kegiatan organisasi mahasiswa ini dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan yang nanti dibutuhkan dalam dunia kerja. 


    Kegiatan ekstrakulikuler di Universitas Sains dan Teknologi Komuter dibedakan atas 11 bidang kemahasiswaan/ UKM yaitu: ASN dan Bela Negara, Bahasa dan Hubungan Internasional, E-Commerce, E-Sport, Hubungan Masyarakat dan Kerjasama, Kewirausaan dan Pengembangan Pusat Karir, (Youtube, Kuliner dan Pariwisata), Media Sosial, (RPL, Start Up dan Jarkom), (Sosial, Kesehatan dan Konseling). Unit kegiatan mahasiswa ini berada di bawah naungan Universitas Sains dan Teknologi Komputer. UKM tersebut bergerak dalam berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan landasan organisasi masing-masing. Mahasiswa dengan berkarya maka akan memiliki keterampilan, keahlian, kreasi, inovasi, motivasi dan kompetensi sehingga nantinya setelah lulus akan mampu bersaing di era globalisasi.




    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to [email protected]

    Support Syawaludin Subekti
    6281215484296
    Support Eko Haryono
    6285540431346
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950