Saat ini kegiatan dan praktek hubungan masyarakat/ kehumasan sulit dipisahkan dengan kehidupan bisnis modern dan kehidupan organisasi-organisasi lainnya secara umum. Praktek kehumasan tersebut dilakukan untuk ikut serta membantu mencapai berbagai macam tujuan organisasi. Kajian tentang praktik kehumasan merupakan kajian ilmu komunikasi, karena dalam kajian kehumasan banyak dibahas hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana sebuah organisasi menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan elemen-elemen masyarakat.
Humas yang dalam bahasa Inggrisya populer dengan sebutan “Public Relation†merupakan salah satu bagian dari bentuk komunikasi. Saat ini banyak organisasi menyadari pentingnya mengaplikasikan kegiatan humas menjadi salah satu bagian yang integral dan tidak terpisahkan dalam kegiatan menejerial organisasi sehari-hari. Kehumasan berhubungan dengan komunikasi, dalam hal ini yang melakukan komunikasi adalah organisasi. Terdapat empat kunci cukup penting dalam kehumasan, yaitu: manajemen, komunikasi, organisasi dan publik. Kata kunci ini yang merupakan elemen dasar untuk memahami kegiatan kehumasan.
Publik dan humas memiliki kaitan yang sangat erat, publik merupakan sekelompok orang yang memiliki kepentingan atau kepedulian yang sama. Mereka yang berkecimpung di dunia kehumasan diharapkan memahami mengenai publik, ciri-ciri publik adalah: ada permasalahan yang dihadapai bersama, permasalahan tersebut benar ada dan harus diselesaikan, mengorganisir diri untuk melakukan sesuatu dan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Publik bagi organisasi tidaklah permanenen, publik bisa datang dan pergi begitu saja, dan organisasi tidak selalu menghadapi publik yang sama.
Kegiatan kehumasan dan menejemen tidak bisa terpisahkan dan menjadi satu kesatuan hubungan, keduanya berjalan berdampingan. Mengintegrasikan praktik kehumasan dalam sebuah fungsi manajemen yang terprogram dengan baik telah menjadi suatu keharusan, kegiatan kehumasan sebuah organisasi dapat dikelola dengan baik serta mengacu pada tujuan organisasi. Mengaplikasikan kegiatan kehumasan dalam sebuah organisasi sebagai sebuah fungsi manajemen dipandang semakin signifikan dalam organisasi. Terdapat definisi humas sebagai fungsi menajeman harus ada pada sebuah organisasi, sebagai sebuah fungsi manajemen, kegiatan kehumasan bertugas untuk:
1. Mengevaluasi sikap dan opini publik,
2. Mengidentifikasi dan menyesuaikan kebijakan organisasi dengan kepentingan publik,
3. Merencanakan dan melaksanakan program/ kegiatan kehumasan agar organisasi mencapai pengertian serta diterima keberadaannya oleh publik.
Humas dipahami sebagai sebuah fungsi manajemen, seperti halnya pekerjaan manajerial yang lain. Menerapkan humas sebagai sebuah fungsi menejemen dalam organisasi berarti mengaplikasikan aspek-aspek menajemen seperti identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dalam segala kegiatan komunikasi antara organisasi dengan para publiknya.
Terdapat empat fungsi humas dalam organisasi yaitu:
1. Memberikan saran kepada pihak manajemen mengenai hal yang berkaitan berbagai kebijakan serta dampak dari kebijakan bagi publik.
2. Mengkoordinasikan berbagai kegiatan komunikasi organisasi.
3. Menyediakan sarana untuk upaya organisasi dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan publik.
4. Mencari informasi mengenai opini publik terhadap organisasi.
Kegiatan humas yang utama adalah merencanakan serta mengelola dengan baik segala kegiatan komunikasi organisasi sebagai upaya untuk menjalin hubungan timbal balik yang positif dengan publik. Terdapat dua fungsi dasar humas yaitu:
1. Humas sebagai penyampai informasi. Humas bertugas untuk menyampaikan segala informasi penting mengenai organisasi kepada publik. Penyampaian informasi ini diharapkan publik dapat memahami sudut pandang organisasi tentang suatu isu atau permasalahan tertentu.
2. Humas sebagai pencari informasi. Humas bertugas untuk mencari segala informasi yang berkenaan dengan opini publik tentang organisasi seperti pendapat, keluhan, pemikiran, kritikan, pujuan, kepuasan dan sebagainya. Mengetahui publik secara pasti, humas dapat memberikan masukan kepada organisasi berdasar pada opini sehingga organisasi diharapkan tidak akan mengambil keputusan yang salah yang merugikan organisasi.
Bisa kita analogikan fungsi humas sebagai sebuah jembatan yang berupaya menghubungkan dua pihak secara seimbang, humas merupakan sebuah profesi yang berupaya untuk melayani dua kepentingan yang berbeda.
Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to [email protected]